Berkebun tidak selalu memerlukan lahan yang luas, cukup dengan memanfaatkan area yang ada di rumah Anda seperti balkon, teras dan rooftop. Area tersebut bisa dimanfaatkan untuk menanam sayur dengan cara system pot dan vertikultur. Vertikultur adalah cara menanam dengan menyusun tanaman keatas sehingga bisa memaksimalkan tempat agar bisa menampung tanaman lebih banyak. Lalu apa yang harus diperhatikan sebelum memulai berkebun di lahan yang sempit?
- Pastikan area yang ingin Anda gunakan untuk menanam terkena sinar matahari langsung setidaknya 5-6 jam dalam sehari.
- Pastikan area tersebut jauh dari sumber polusi
- Buatlah sumber air yang dekat dengan area tempat Anda menanam, hal ini untuk mempermudah saat Anda ingin menyiram tanaman.
Setelah syarat diatas terpenuhi barulah Anda bisa membeli
atau membuat sendiri alat-alat yang dibutuhkan. Apa sih alat yang dibutuhkan
untuk berkebun dilahan sempit?
- Pot sebagai penampung media tanam
- Skop dan garpu tanah untuk mengolah media tanam
- Gembor atau sprayer untuk meniram tanaman
- Benih tanaman
Alat-alat diatas bisa dibeli di toko pertanian terdekat,
Namun jika Anda tidak mempunyai cukup biaya alat-alat diatas bisa diganti
dengan barang-barang bekas seperti Kaleng susu, botol bekas, kemasan minyak
sayur sebagi pengganti pot, lalu scop dan garpu bisa diganti dengan kayu atau
cukup menggunakan tangan untuk mengolah media tanam. Sedangkan untuk menyiram
tanaman bisa memanfaatkan kaleng bekas yang sudah di buat lubang dibagian
bawahnya menggunakan paku, semua tergantung kreativitas teman-teman. Sedangkan
media tanam terdiri dari:
- Tanah
- Pupuk Kandang
- Sekam bakar
- Asam Humat dan Pupuk Organik Cair (Optional)
Campurkan tanah, pupuk kandang, sekam bakar dengan
perbandingan 1:1:1 secara merata lalu masukkan kedalam pot. Setelah itu
taburkan benih diatas media tanam yang sudah dimasukkan kedalam pot tadi. Untuk
perawatan siram tanaman 2 kali sehari, pagi sebelum jam 10 sedangkan sore
setelah jam 3 sore. Lakukan penyiraman dan perawatan secara rutin ya…. Untuk,
fungsi media tanam, perawatan, penyemaian akan di bahas di artikel yang akan
datang. Jangan sampai ketinggalan ya…
berikut adalah referensi bertanam dengan sistem vertikultur
berikut adalah referensi bertanam dengan sistem vertikultur
Foto by Indonesia Berkebun







Tidak ada komentar:
Posting Komentar